Rabu, 19 November 2008

Piramid Baru Ditemukan di Mesir

Piramid Baru Ditemukan di Mesir
Setelah ribuan tahun terkubur di bawah pasir, piramid yang merupakan makam Ratu Shesheshet ditemukan di kawasan Saqqara, Mesir.

Rabu, 12 November 2008 | 22:34 WIB

KAIRO, RABU - Sebuah piramid baru yang diperkirakan berusia 4300 tahun ditemukan dalam penggalian di gurun pasir Mesir. Piramid tersebut diduga makam Ratu Sesheshet, ibunda Raja Firaun Teti yang merupakan peletak dinasti keenam Mesir.

"Ini mungkin piramid sekunder paling lengkap yang ditemukan di Saqqara," ujar Zahi Hawass, Kepala Dewan Purbakala Mesir (SCA). Temuan tersebut merupakan piramod ketiga yang ditemukan di sekitar piramid utama Teti dan piramid kedua yang ditemukan di Saqqara sepanjang tahun ini.

Para arkeolog menemukan reruntuhan piramid tersebut di bawah pasir pada kedlama 7 meter. Mereka berhasil mengidentifikasi struktur pondasinya dan mengukur bahwa kemiringan sudut dinding penutupnya sebesar 51 derajat. Dengan perkiraan tersebut, para arkeolog Mesir dapat memperkirakan bahwa tinggi piramid sekitar 14 meter. Sementara luas pondasinya sekitar 22 meter persegi.

Kawasan tempat ditemukannya piramid tersebut belum pernah digali sebelumnya. Para arkeolog yang telah melakukan penggalian di kawasan tersebut selama 20 tahun tidak menyangka daerah yang dikira hanya hamparan pasir ternyata merupakan kuburan sebuah piramid.

Meski demikian, para pencuri sepertinya sudah lebih dulu mengatahui keberadaan piramid tersebut. Sebab, saat ditemukan, sudah ada lubang yang mungkin dibuat para pencuri untuk masuk ke ruang makam Ratu Sesheshet untuk menguras hartanya.

Aurora Raksasa Terekam di Kutub Planet Saturnus
Aurora yang terekam kamera wahana Cassini saat melintas dekat kutub utara Planet Saturnus.

Selasa, 18 November 2008 | 08:46 WIB

JAKARTA, SELASA - Seperti di planet-planet lainnya, misalnya Bumi atau Jupiter, cahaya aurora pun terlihat di Planet Saturnus. Wahana ruang angkasa Cassini berhasil merekam fenomena yang langka tersebut saat melintas dekat planet raksasa tersebut.

Aurora terbentuk saat partikel-partikel bermuatan listrik yang dipancarkan Matahari menabrak medan magnet. Saat menembus lapisan atmosfer, perubahan muatannya menghasilkan semburat cahaya berwarna-warni.

Cahaya aurora yang direkam Cassini terjadi di atas salah satu kutub Saturnus. Namun, aurora yang terjadi di Saturnus mengejutkan para ilmuwan di badan antariksa AS (NASA) karena sangat luas.

"Ini tidak sekadar aurora seperti di Jupiter atau Bumi. Aurora ini melingkupi wilayah yang sangat luas di sepanjang kutub. Pendapat kami sebelumnya mengira daerah tersebut kosong, jadi menemukan aurora seterang itu merupakan kejutan besar," ujar Tom Satllard, ilmuwan daru Universitas Leicester, Inggris yang menjadi penulis utama laporan ilmiah di jurnal nature edisi terbaru.

Rekaman inframerah yang dibat Cassini menunjukkan aurora tersebut mengalami perubahan yang konstan. Rata-rata muncul dengan periode selama 45 menit sebelum akhirnya hilang.

Registrasi Alumni Spansa


ini info buat kamu-kamu yang ngerasa jadi alumni SPANSA...

SPANSA dah buat website baruu..

qt diminta buat registrasi alumni..

jd...

please ikut ngerameiin yah...

hho...

caranya masuk ajj ke website SPANSA..

www.smpn1balam.sch.id




makasiiii~~

koleksii poto eeyore

koleksii poto eeyore
eeyore imut khan??

fans gw!! hha~